Senin, 02 Juli 2012

= Kata

KATA

KADANG KATA-KATA TIDAK CUKUP UNTUK MENGGAMBARKAN RASA YANG SENANTIASA MENGALIR MELANDAI ALUR YANG ELOK DAN BERKELOK

Apalagi kalau kita bicara tentang kesempurnaan hidup
Malam yang sunyi seindah alunan seruling bambu yang dinyanyikan oleh anak petani diatas kerbaunya

GUNUNG-GUNUNG tinggi masih angkuh berdiri tegak berembun dengan wajah angker tetapi berjiwa seperti ibuku yang welas asih

Ibuku, guruku, yang selalu menyayangiku hingga akhir hayatnya
Ibuku yang tulus yang memperlakukan aku seakan-akan aku sebagai raja

Malam ini adalah malam yang mulia, hari indah yang membawa berkah karena setiap langkah yang telah menghayati niatnya
Pintu-pintu emas, perak, tembaga telah terbuka selebar-lebarnya
Tinggal bagaimana aku akan mengail ketulusan-ketulusan dari yang menciptakan aku ini.

Itulah kenapa aku harus selalu beraudiensi kepada sahabatku, akhirnya aku diijinkannya mengais kemuliaan-kemuliaan itu

by : wijanrko ( admin MAM )
30 Juni 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar